Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta membentuk tim Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Selasa (31/3/2026) lalu. Foto: istimewa
SOLO, KABARLINK.com – Menghadapi status darurat peredaran narkotika yang kini telah merembes hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT), Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta mengambil langkah taktis dengan resmi membentuk tim Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Selasa (31/3/2026) lalu. Pembentukan ini menghasilkan lima orang warga sipil yang ditunjuk sebagai Agen Pemulihan (AP) guna menangani kasus penyalahgunaan narkoba skala ringan secara mandiri di lingkungannya.
Kepala BNN Kota Surakarta, Kombes Pol Ventie Bernard Musak, menegaskan bahwa wabah narkoba saat ini merupakan ancaman mematikan yang merusak keluarga dan stabilitas sosial. Karena eskalasi ancaman sudah menyentuh level akar rumput, aparat penegak hukum tidak bisa lagi bergerak sendirian.
"Dibutuhkan keterlibatan aktif dari warga. Program IBM ini dirancang dari, oleh, dan untuk masyarakat. Melalui pendekatan kearifan lokal, para Agen Pemulihan inilah yang nantinya akan menjadi garda terdepan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba," ujar Ventie dalam rapat pembentukan tersebut.
Kelima Agen Pemulihan yang baru saja disahkan ini nantinya memikul tanggung jawab strategis. Mereka tidak hanya bertugas melakukan deteksi dini terhadap warga yang terindikasi menggunakan narkoba, tetapi juga memetakan faktor risiko lingkungan, serta memberikan layanan rehabilitasi terpadu bagi penyalahguna kategori ringan agar tidak jatuh lebih dalam.
Langkah desentralisasi rehabilitasi ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kota Surakarta. Konsolidasi pembentukan tim di Sudiroprajan tersebut turut disaksikan dan dikawal oleh Asisten I Setda Surakarta Nugraheni Dwi Astuti, Kepala Kesbangpol Agus Santoso, Camat Jebres Samsu Triwahudin, Lurah setempat, hingga perwakilan TNI-Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) serta puskesmas.
Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menjadi cetak biru (blueprint) pertahanan kampung yang solid dalam memutus mata rantai pasokan dan permintaan narkotika di wilayah Surakarta. (kna)
Itulah rangkuman lengkap mengenai perangi narkoba dari akar rumput bnn surakarta resmi terjunkan 5 agen pemulihan sipil di sudiroprajan yang saya sajikan dalam terkini Terima kasih atas kepercayaan Anda pada artikel ini tetap bersemangat dan perhatikan kesehatanmu. Bantu sebarkan pesan ini dengan membagikannya. Terima kasih telah membaca
