Logo Super League. Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
SEMARANG, KABARLINK.com - Tensi panas di atas rumput hijau Stadion Lukas Enembe seakan melebur dengan riuh nyanyian suporter yang memadati tribun pada Sabtu (18/4/2026). Udara di Kabupaten Jayapura terasa semakin pekat ketika dua kekuatan, Persipura Jayapura dan PSIS Semarang, saling beradu taktik dan fisik dalam lanjutan pekan ke-25 Championship 2025/2026. Alih-alih bermain aman untuk meraba kekuatan lawan, kedua kubu langsung mempertontonkan sepak bola terbuka yang menguras adrenalin sejak peluit tanda dimulainya laga ditiupkan.
Tim tamu asal Jawa Tengah menolak untuk ciut nyali di kandang lawan. Dalam sepuluh menit pertama, barisan pertahanan Mutiara Hitam dipaksa bekerja keras meredam manuver tajam Beto Goncalves dan Denilson Rodrigues. Namun, Persipura bukanlah tuan rumah yang sudi terus-menerus didikte. Sang kapten, Gunansar Mandowen, segera menjawab tantangan itu lewat sebuah dentuman keras dari luar kotak penalti pada menit ke-11 yang sukses membuat jantung pertahanan Laskar Mahesa Jenar berdesir hebat.
Jual beli serangan bergulir dengan intensitas tinggi, namun klimaks sesungguhnya dari paruh pertama ini baru meledak pada menit ke-34. Seisi stadion menahan napas saat wasit menghentikan laga untuk berkonsultasi dengan ruang Video Assistant Referee (VAR). Hasilnya: vonis penalti dijatuhkan untuk tuan rumah menyusul insiden handsball pemain PSIS di area terlarang. Ramai Rumakiek, yang ditunjuk sebagai algojo, maju menghadapi bola dengan raut wajah tegang. Sayangnya, panggung heroisme kali ini bukan miliknya. Penjaga gawang PSIS, Rizky Darmawan, tampil luar biasa dengan insting tajamnya, sukses menebak arah tendangan dan menggagalkan eksekusi tersebut.
Euforia PSIS yang selamat dari maut titik putih rupanya membuai mereka terlalu dini. Ketika papan skor nyaris dipastikan terkunci di angka kacamata hingga jeda turun minum, magis sepak bola kembali membuktikan ketakterdugaannya. Tepat di detik-detik sakratulmaut masa injury time (45+3'), Kelly Sroyer muncul bagaikan bayangan tak terdeteksi. Ia memanfaatkan kelengahan sedetik dari lini belakang PSIS untuk merobek jala gawang Rizky Darmawan.
Gol telat itu memecah kebuntuan, mengakhiri drama 45 menit pertama dengan senyum keunggulan 1-0 bagi Persipura sebelum kedua tim masuk ke ruang ganti. (bm)
Begitulah drama titik putih dan kejutan injury time babak pertama penuh emosi di kandang mutiara hitam yang telah saya bahas secara lengkap dalam olahraga Semoga artikel ini menjadi inspirasi bagi Anda selalu berpikir kreatif dalam bekerja dan perhatikan work-life balance. , Ajak teman-temanmu untuk membaca postingan ini. Sampai jumpa lagi
