Hukum

Awas Mafia 'Dapur' Makan Gratis! Badan Gizi Nasional Gandeng Bareskrim Buru Oknum Jual Beli Titik SPPG

Son Sulistiono

Jurnalis

Son Sulistiono

Awas Mafia 'Dapur' Makan Gratis! Badan Gizi Nasional Gandeng Bareskrim Buru Oknum Jual Beli Titik SPPG
Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG) digerogoti "mafia dapur". Grafis dibuat dengan AI 


JAKARTA, KABARLINK.com – Program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah kini mulai digerogoti oleh tangan-tangan kreatif para pemburu rente. Merespons maraknya laporan penipuan, Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Satuan Tugas (Satgas) MBG Polri resmi merapatkan barisan dengan Bareskrim Mabes Polri untuk memberantas sindikat jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tegas ini diambil setelah aparat kepolisian di berbagai wilayah mengonfirmasi adanya lonjakan jumlah korban yang terperangkap pusaran investasi bodong berkedok program sosial tersebut.

Catut Nama Pejabat

Gerak cepat jajaran penegak hukum ini menjadi alarm keras bagi para spekulan di daerah. Wakil Kepala BGN mengungkapkan, saat ini sejumlah Kepolisian Daerah (Polda) dan Kepolisian Resor (Polres) sudah bergerak aktif menyidik laporan dari masyarakat. Titik-titik panas penyidikan tersebut di antaranya kini berpusat di wilayah hukum Polda Jawa Barat, Polresta Barelang di Kepulauan Riau, hingga Polres Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat.

"Berdasarkan koordinasi di lapangan, laporan yang masuk ke meja kepolisian terus menggelinding bak bola salju. Semakin hari, informasi mengenai jumlah korban yang tertipu oleh ulah oknum-oknum ini terus bertambah," ungkap Wakil Kepala BGN saat memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Pihak otoritas membocorkan bahwa para pelaku di lapangan menggunakan trik psikologis yang cukup rapi untuk mengelabui calon korbannya.

Modus operandi yang paling sering ditemukan adalah pelaku nekat menyamar sebagai pejabat teras BGN, atau setidaknya mengeklaim memiliki "jalur orang dalam" yang mampu meloloskan izin pendirian titik SPPG (dapur umum penyuplai makanan). Sebagai imbalan atas jasa instan tersebut, pelaku memeras sejumlah uang pelicin dalam nominal besar dari para calon mitra lokal yang berminat bergabung dalam ekosistem proyek nasional ini.

Melihat reputasi program negara yang mulai dipertaruhkan, BGN merasa perlu mengambil langkah preventif dengan menggandeng Satgas MBG Polri. "Kami meminta bantuan penuh dari jajaran Polres di seluruh penjuru tanah air untuk tidak hanya responsif menerima aduan, tetapi juga memburu hingga ke akar-akarnya siapa aktor intelektual di balik layar yang tega mencoreng program kemanusiaan ini," tegasnya.

Dukung Penegakan Hukum

Gayung bersambut, komitmen pembersihan ini mendapat lampu hijau penuh dari Korps Bhayangkara. Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) MBG Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, memastikan bahwa jajarannya tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi para makelar proyek yang berniat memperkaya diri sendiri dengan cara menabrak hukum.

"Polri berdiri di garda terdepan untuk mendukung penuh penegakan hukum ini. Siapa pun pihak yang mencoba menyalahgunakan program MBG atau meraup keuntungan finansial lewat jalur-jalur ilegal pasti akan kami seret ke meja hijau," ujar Irjen Nurworo dengan nada tegas. Sang jenderal juga mengimbau agar masyarakat yang telanjur menjadi korban atau mengendus aroma mencurigakan di daerahnya untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat agar bisa langsung dieksekusi.

Guna menghindari jatuhnya korban baru, Badan Gizi Nasional kembali mengingatkan publik mengenai cetak biru operasional mereka. Perlu digarisbawahi secara tebal bahwa seluruh proses pengajuan, pendaftaran, hingga verifikasi titik SPPG dilakukan secara transparan melalui sistem digital resmi yang telah disediakan negara.

BGN menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menunjuk, bekerja sama, atau memberikan mandat kepada organisasi kemasyarakatan, kelompok, maupun individu tertentu di luar struktur resmi untuk menjadi agen perantara pendaftaran. Melalui pengawasan berlapis antara lembaga negara dan institusi kepolisian ini, diharapkan program pemenuhan gizi anak bangsa ini dapat berjalan bersih, akuntabel, dan benar-benar steril dari praktik lancung korupsi. (bm)


Sumber: polri.go.id

Itulah rangkuman menyeluruh seputar awas mafia dapur makan gratis badan gizi nasional gandeng bareskrim buru oknum jual beli titik sppg yang saya paparkan dalam hukum Siapa tau ini jadi manfaat untuk kalian berpikir maju dan jaga kesejahteraan diri. Ajak temanmu untuk melihat postingan ini. semoga artikel lainnya menarik untuk Anda. Terima kasih.

Topik: #Hukum
Bagikan: