Olahraga

Kakak Beradik Rebut Emas di Hari Kedua Taekwondo Aceh Student Championship 2.0

Admin

Jurnalis

Admin

Kakak Beradik Rebut Emas di Hari Kedua Taekwondo Aceh Student Championship 2.0

Rebut Medali Emas - Dua medali emas berhasil dipersembahkan kakak beradik perwakilan Dojang The Light Taekwondo (TLT) BLK pada hari kedua Taekwondo Aceh Student Championship 2.0 yang digelar di GOR KONI Aceh, Sabtu (4/7/2026). Foto : Ubed/Kabarlink.com



BANDA ACEH, KABARLINK.com - Dua medali emas berhasil dipersembahkan kakak beradik perwakilan Dojang The Light Taekwondo (TLT) BLK pada hari kedua Taekwondo Aceh Student Championship 2.0 yang digelar di GOR KONI Aceh, Sabtu (4/7/2026).


Malika Azzura Izzati dan Mikayla Ratu Azzalea tampil dominan di nomor kyorugi kategori usia dini. Malika sukses meraih emas di kelas Pra Cadet C Putri, sementara sang adik, Mikayla, menyabet emas di kelas Pra Cadet A Putri.


Kemenangan kakak beradik ini menjadi sorotan, karena keduanya  menunjukkan konsistensi teknik dan mental bertanding di atas rata-rata atlet seusianya.


Pelatih Dojang TLT - BLK Banda Aceh, Sabeum T. Edi Rahmadi, mengaku bangga dengan pencapaian anak didiknya. Menurutnya, hasil ini adalah buah dari latihan dan penerapan disiplin yang ketat selama 6 bulan terakhir.


"Alhamdulillah, Malika dan Mikayla bisa tampil maksimal dan sesuai instruksi. Kunci mereka ada di ketenangan dan strategi. Di Pra Cadet ini kita tidak hanya cari menang, tapi juga membentuk karakter petarung," ujar Edi Rahmadi kepada KABARLINK.com di sela pertandingan.


Lebih lanjut, Edi menyebut kejuaraan ini menjadi tolok ukur pembinaan taekwondo usia dini di Aceh. "Event seperti Student Championship 2.0 ini penting. Anak-anak jadi punya jam terbang, dan kita bisa lihat mana yang siap untuk naik ke level Porprov maupun nasional," tambahnya.


TLT - BLK Banda Aceh menurunkan 25 peserta dan sampai hari kedua ini sudah merebut 16 medali. "Dari 25 petarung yang kami turunkan, Alhamdulillah mereka sudah mempersembahkan 5 medali emas, 6 perak dan 5 perunggu," ungkapnya.


"Kami juga berharap, kedepan mereka bisa mengharumkan nama Aceh ke kancah nasional," tutup nya.


Kebanggaan juga dirasakan orangtua kedua atlet Sri Apriyanti, SH. Ia menyebut kedua anaknya memang memiliki semangat tinggi sejak awal menekuni taekwondo.


"Saya sebagai orangtua hanya bisa mendukung dan mengantar jemput latihan. Tidak menyangka dua-duanya bisa merebut emas di hari yang sama. Harapannya ke depan mereka bisa terus berprestasi dan mengharumkan nama Aceh," kata Sri Apriyanti dengan mata berkaca-kaca.


Taekwondo Aceh Student Championship 2.0 diikuti lebih dari 850 atlet dari berbagai pengcab dan club perwakilan kabupaten/kota se-Aceh. Kejuaraan ini digelar selama 3 hari, mulai 3 - 5 Juli 2026, dan menjadi ajang seleksi awal atlet potensial untuk mewakili Aceh di kejuaraan tingkat nasional. (Ubed)

Topik: #Olahraga
Bagikan: