Tim SAR gabungan mengangkut jasad seorang korban musibah kapal karam usai ditemukan pada Rabu (5/8/2026) siang. Foto: Wira Saputra/Riau Pos
JAKARTA, KABARLINK.com - Harapan keluarga korban tenggelamnya kapal pompong di perairan Desa Mengkikip, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya diwarnai duka mendalam. Memasuki hari ketiga operasi penyisiran yang melelahkan, tim SAR gabungan berhasil menemukan Amir (50) dalam keadaan tidak bernyawa, sementara satu pekerja lainnya, Iqbal (25), masih terus dalam pencerapan dan pencarian intensif di tengah luasnya muara.
Tragedi ini bermula pada Minggu (3/8) pagi, tatkala empat pekerja sagu bertolak dari Kampung Balak menuju Sungai Metas untuk memanen batang sagu. Langkah rezeki mereka mendadak terhenti saat perahu pompong yang ditumpangi mendadak oleng dan karam. Dalam peristiwa mencekam tersebut, dua rekan mereka, Ivan dan Bobi, berjuang menembus arus hingga selamat, sedangkan Amir dan Iqbal hilang tersapu derasnya pusaran air.
Penemuan jasad Amir pada Rabu sore menjadi titik terang dari upaya tak kenal lelah tim gabungan yang telah memperluas radius penyisiran hingga tujuh mil laut persegi. Usai diidentifikasi dan dievakuasi petugas, jenazah almarhum langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Teluk Belitung untuk disemayamkan dengan penuh khidmat.
Meski begitu, guncangan duka belum sepenuhnya usai. Petugas gabungan bersama masyarakat setempat menaruh harapan besar pada cuaca yang bersahabat agar keberadaan Iqbal dapat segera terkuak, memberikan kepastian dan penghiburan bagi keluarga yang setia menanti di tepian. (bm)
Tragedi ini bermula pada Minggu (3/8) pagi, tatkala empat pekerja sagu bertolak dari Kampung Balak menuju Sungai Metas untuk memanen batang sagu. Langkah rezeki mereka mendadak terhenti saat perahu pompong yang ditumpangi mendadak oleng dan karam. Dalam peristiwa mencekam tersebut, dua rekan mereka, Ivan dan Bobi, berjuang menembus arus hingga selamat, sedangkan Amir dan Iqbal hilang tersapu derasnya pusaran air.
Penemuan jasad Amir pada Rabu sore menjadi titik terang dari upaya tak kenal lelah tim gabungan yang telah memperluas radius penyisiran hingga tujuh mil laut persegi. Usai diidentifikasi dan dievakuasi petugas, jenazah almarhum langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Teluk Belitung untuk disemayamkan dengan penuh khidmat.
Meski begitu, guncangan duka belum sepenuhnya usai. Petugas gabungan bersama masyarakat setempat menaruh harapan besar pada cuaca yang bersahabat agar keberadaan Iqbal dapat segera terkuak, memberikan kepastian dan penghiburan bagi keluarga yang setia menanti di tepian. (bm)
Sumber: riaupos.jawapos.com
Baca Juga:
- ➝ Menguji Ketajaman Garuda di Luar Sarang: Misi Pesta Gol yang Tetap Minta Membumi
- ➝ Gara-gara Ucap "Sirkus" Saat Rapat, Legislator DPR Deddy Sitorus Disemprot PWI: "Itu Merendahkan Jurnalis!"
- ➝ Mimpi Besar Menjaga Ruang Hidup: Saat Presiden Prabowo Mengajak Seluruh Kepala Daerah Menata Wajah Indonesia
.png)