OTORITAS

BPOM Surakarta Hadir Jaga Keamanan Pangan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Kresna Wicaksono

Jurnalis

Kresna Wicaksono

BPOM Surakarta Hadir Jaga Keamanan Pangan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Singgih Dwi Cahyo Pengawas Farmasi dan Makanan BPOM Surakarta memberikan edukasi mengenai cara memilih pangan yang aman untuk dikonsumsi di SLB E ,Kota Surakarta,Rabu (19/08/2026) Foto : dok BPOM Surakarta



SURAKARTA, KABARLINK.com– Keamanan pangan menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kesehatan anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Komitmen tersebut diwujudkan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surakarta melalui kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), sampling, dan pengujian pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Kegiatan tersebut digelar di SLB E Prayuwana Kota Surakarta, Rabu (19/8/2026), dan diikuti sebanyak 24 siswa. Kegiatan menjadi langkah preventif sekaligus edukatif untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya keamanan pangan di lingkungan pendidikan, khususnya sekolah yang memberikan layanan bagi anak berkebutuhan khusus.


Dalam kegiatan tersebut, BPOM Surakarta memberikan edukasi mengenai cara memilih pangan yang aman untuk dikonsumsi. Materi disampaikan dengan pendekatan yang inklusif dan mudah dipahami sehingga para siswa dapat mengenali ciri-ciri pangan yang aman, bersih, dan bermutu.


Selain memberikan penyuluhan, petugas BPOM Surakarta juga melakukan sampling dan pengujian terhadap pangan dalam program MBG yang diterima siswa. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan pangan yang dikonsumsi memenuhi aspek keamanan.


Kegiatan pengawasan pangan di lingkungan sekolah tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan, tetapi juga membangun kesadaran sejak dini. Edukasi mengenai keamanan pangan diharapkan dapat membentuk kebiasaan siswa untuk lebih cermat dalam memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.


Bagi anak berkebutuhan khusus, pendekatan edukasi yang sesuai menjadi bagian penting agar pesan mengenai keamanan pangan dapat diterima dengan baik. Karena itu, kegiatan BPOM Surakarta di SLB E Prayuwana juga menjadi bentuk pengawasan yang mengedepankan aspek inklusivitas.


Melalui kegiatan tersebut, BPOM Surakarta turut mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang semakin sadar dan peduli terhadap keamanan pangan. Pengawasan melalui sampling dan pengujian sekaligus menjadi upaya memastikan pelaksanaan program MBG berjalan dengan memperhatikan aspek keamanan pangan bagi para penerima manfaat.


Keamanan pangan bukan sekadar persoalan memilih jajanan, tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kualitas hidup anak. Setiap anak, tanpa terkecuali, berhak memperoleh pangan yang aman agar dapat tumbuh, belajar, dan meraih masa depan dengan optimal.


Kehadiran BPOM Surakarta di lingkungan SLB E Prayuwana diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pengawasan, edukasi, dan kepedulian terhadap keamanan pangan. Dengan demikian, sekolah dapat menjadi lingkungan yang tidak hanya mendukung pendidikan, tetapi juga membangun budaya hidup sehat dan aman bagi seluruh peserta didik.(Kwn)

Topik: #OTORITAS
Bagikan: