Terkini

Eks Pejabat AS Ingatkan: Rencana Serbu Pulau Kharg Bisa Jadi “Bumerang” Mematikan

Ayu

Jurnalis

Ayu

Eks Pejabat AS Ingatkan: Rencana Serbu Pulau Kharg Bisa Jadi “Bumerang” Mematikan

Gambar ilustrasi kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln. Foto: ANTARA/Anadolu/py/am



JAKARTA, KABARLINK.com - Rencana militer Amerika Serikat untuk mengirim pasukan ke wilayah Iran kembali menuai kritik tajam dari dalam negeri sendiri. Mantan pejabat tinggi kontra-terorisme, Joe Kent, secara terbuka memperingatkan bahwa langkah tersebut berpotensi berubah menjadi malapetaka strategis.


Dalam wawancara dengan media AS, Kent menilai operasi ke Pulau Kharg justru bisa menjebak pasukan Amerika dalam posisi yang sangat rentan. Menurutnya, pulau itu dapat dengan mudah dijangkau oleh sistem persenjataan Iran, mulai dari drone hingga rudal jarak menengah.


“Itu bukan operasi militer biasa. Itu bisa membuat pasukan kita seperti target tetap,” tegasnya.


Risiko Jadi Target Empuk Iran


Kent menyoroti satu hal krusial: geografi Pulau Kharg yang terbuka dan mudah diserang. Jika pasukan AS ditempatkan di sana, mereka berisiko terkunci tanpa perlindungan memadai, sementara Iran memiliki keunggulan dalam serangan jarak jauh di kawasan tersebut.


Trump Pertimbangkan Opsi Militer


Sebelumnya, Donald Trump dilaporkan tengah mengkaji opsi pengerahan militer untuk menguasai Pulau Kharg. Langkah ini disebut sebagai upaya menekan Teheran agar kembali membuka jalur vital di Selat Hormuz.


Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengonfirmasi bahwa Washington belum menutup pintu terhadap opsi militer, termasuk pengiriman pasukan.


Konflik Sudah Memanas


Ketegangan di kawasan meningkat tajam sejak akhir Februari, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran.


Serangan itu memicu balasan keras dari Iran yang menargetkan wilayah Israel dan instalasi militer AS di Timur Tengah, memperbesar risiko konflik terbuka yang lebih luas.


Ancaman Eskalasi Besar


Peringatan Kent menjadi sinyal bahwa tidak semua pihak di Washington sepakat dengan pendekatan agresif. Ia menilai, alih-alih menekan Iran, operasi di Pulau Kharg justru bisa memperburuk situasi dan membuka peluang Iran menyerang langsung pasukan AS.


Jadi, langkah militer ke Pulau Kharg bukan sekadar operasi taktis, tapi bisa berubah menjadi jebakan strategis yang menguntungkan Iran—dan merugikan Amerika sendiri. (tim)

Itulah informasi seputar eks pejabat as ingatkan rencana serbu pulau kharg bisa jadi bumerang mematikan yang dapat saya bagikan dalam terkini Semoga tulisan ini membantu Anda dalam kehidupan sehari-hari selalu berpikir positif dalam bekerja dan jaga berat badan ideal. sebarkan postingan ini ke teman-teman. Sampai jumpa lagi

Topik: #Terkini
Bagikan: