Ilustrasi tabrakan yang melibatkan motor gede di jalur Purworejo-Yogyakarta. Grafis: AI
YOGYAKARTA, KABARLINK.com - Seorang bocah kelas sekolah dasar berinisial DN (10) mengalami cedera serius setelah terjadi kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Purworejo–Yogyakarta, tepatnya di wilayah Palihan, Temon, Kulon Progo, Minggu (1/3/2026) sore. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor yang ditumpangi korban bersama ayahnya dan sebuah motor berkapasitas besar.
DN yang diketahui aktif di sekolah sepak bola menderita patah tulang terbuka pada kaki kanannya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika ia dan sang ayah, Abdullah (Aab), hendak menyeberang jalan untuk membeli hidangan berbuka puasa.
Menurut Aab, tabrakan berlangsung begitu cepat. Ia mengaku sudah memperhatikan arus lalu lintas sebelum menyeberang. Sebuah mobil dari arah timur terlihat masih berjarak cukup jauh. Namun tiba-tiba, dari belakang kendaraan tersebut melaju kencang sebuah motor gede yang langsung menghantam sepeda motor mereka.
Benturan keras membuat DN terpental hingga terjatuh ke sungai kecil di sisi jalan nasional tersebut. “Anak saya sampai masuk ke kali. Tulang kakinya kanan terlihat keluar. Sekarang masih dalam penanganan dokter,” ujar Aab saat ditemui di RSUD Wates, Senin (2/3/2026), sebagaimana dikutip dari kompas.com.
Tak hanya DN, Aab juga mengalami luka berat berupa patah tulang terbuka di bagian tungkai kanan bawah serta cedera pada pergelangan tangan. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan intensif. Kerabat keluarga menyebutkan ayah dan anak itu harus menjalani operasi ortopedi pada Senin pagi akibat kondisi luka yang cukup parah.
Kondisi sepeda motor yang mereka kendarai dilaporkan rusak parah. Salah satu anggota keluarga yang melihat langsung menyebut bagian kendaraan remuk dan roda terlepas akibat kuatnya benturan.
Keluarga berharap proses pemulihan berjalan lancar agar DN bisa kembali beraktivitas, termasuk menekuni hobinya bermain sepak bola. Bocah tersebut dikenal sebagai penyerang andalan di SSB Karangwuluh dan sebelumnya sempat mencetak gol dalam sebuah turnamen di Stadion Cangkring. Sang ayah mengenang semangat anaknya yang begitu besar untuk terus berlatih dan mengejar cita-cita menjadi pesepak bola.
Sementara itu, hingga kini aparat kepolisian belum memberikan penjelasan resmi terkait identitas pengendara motor besar maupun detail penyebab kecelakaan. Saat dikonfirmasi, pihak berwenang menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga karena terjadi menjelang waktu berbuka puasa, saat lalu lintas di jalur penghubung Yogyakarta–Jawa Tengah itu sedang ramai. Hingga kini, tim medis di RSUD Wates masih memantau kondisi DN secara ketat di ruang perawatan intensif pascaoperasi. (tim)
DN yang diketahui aktif di sekolah sepak bola menderita patah tulang terbuka pada kaki kanannya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika ia dan sang ayah, Abdullah (Aab), hendak menyeberang jalan untuk membeli hidangan berbuka puasa.
Menurut Aab, tabrakan berlangsung begitu cepat. Ia mengaku sudah memperhatikan arus lalu lintas sebelum menyeberang. Sebuah mobil dari arah timur terlihat masih berjarak cukup jauh. Namun tiba-tiba, dari belakang kendaraan tersebut melaju kencang sebuah motor gede yang langsung menghantam sepeda motor mereka.
Benturan keras membuat DN terpental hingga terjatuh ke sungai kecil di sisi jalan nasional tersebut. “Anak saya sampai masuk ke kali. Tulang kakinya kanan terlihat keluar. Sekarang masih dalam penanganan dokter,” ujar Aab saat ditemui di RSUD Wates, Senin (2/3/2026), sebagaimana dikutip dari kompas.com.
Tak hanya DN, Aab juga mengalami luka berat berupa patah tulang terbuka di bagian tungkai kanan bawah serta cedera pada pergelangan tangan. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan intensif. Kerabat keluarga menyebutkan ayah dan anak itu harus menjalani operasi ortopedi pada Senin pagi akibat kondisi luka yang cukup parah.
Kondisi sepeda motor yang mereka kendarai dilaporkan rusak parah. Salah satu anggota keluarga yang melihat langsung menyebut bagian kendaraan remuk dan roda terlepas akibat kuatnya benturan.
Keluarga berharap proses pemulihan berjalan lancar agar DN bisa kembali beraktivitas, termasuk menekuni hobinya bermain sepak bola. Bocah tersebut dikenal sebagai penyerang andalan di SSB Karangwuluh dan sebelumnya sempat mencetak gol dalam sebuah turnamen di Stadion Cangkring. Sang ayah mengenang semangat anaknya yang begitu besar untuk terus berlatih dan mengejar cita-cita menjadi pesepak bola.
Sementara itu, hingga kini aparat kepolisian belum memberikan penjelasan resmi terkait identitas pengendara motor besar maupun detail penyebab kecelakaan. Saat dikonfirmasi, pihak berwenang menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga karena terjadi menjelang waktu berbuka puasa, saat lalu lintas di jalur penghubung Yogyakarta–Jawa Tengah itu sedang ramai. Hingga kini, tim medis di RSUD Wates masih memantau kondisi DN secara ketat di ruang perawatan intensif pascaoperasi. (tim)
Begitulah tabrakan maut di kulon progo motor gede tabrakan di jalur purworejoyogyakarta yang telah saya uraikan secara menyeluruh dalam terkini Silakan bagikan informasi ini jika dirasa bermanfaat selalu berinovasi dalam bisnis dan jaga kesehatan pencernaan. Ayo bagikan kepada teman-teman yang ingin tahu. Terima kasih atas kunjungan Anda
