Terkini

Prabowo Bongkar Trik Birokrat 'Nakal' Minta Tanda Tangan Sore Hari Saat Menteri Sudah Lelah

Son Sulistiono

Jurnalis

Son Sulistiono

Prabowo Bongkar Trik Birokrat 'Nakal' Minta Tanda Tangan Sore Hari Saat Menteri Sudah Lelah
Presiden RI Prabowo Subianto. Foto: net/detik.com


JAKARTA, KABARLINK.com – Presiden RI Prabowo Subianto blak-blakan meluapkan kekesalannya terhadap carut-marutnya birokrasi di tanah air yang dinilai kerap mempersulit dunia usaha dan rawan praktik pemerasan. Dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Rabu (20/5/2026), Kepala Negara secara khusus memberikan peringatan keras kepada jajaran menterinya untuk menertibkan anak buah mereka yang hobi membentengi perizinan dengan aturan teknis berlapis.

Menariknya, di tengah ketegangan aura peringatan tersebut, Prabowo sempat memecah tawa hadirin saat membongkar salah satu trik licik oknum birokrat yang kerap memanfaatkan momentum "jam lelah" pejabat demi memuluskan kepentingan tertentu.

Malu dengan Kecepatan Malaysia

Prabowo mengaku sangat menyayangkan lambatnya urusan birokrasi di Indonesia jika disandingkan dengan negara tetangga. Ia merasa malu lantaran pengurusan izin usaha di dalam negeri bisa memakan waktu hingga dua tahun lamanya, sementara di Malaysia proses serupa bisa rampung hanya dalam hitungan dua minggu.

Menurut Presiden, mandeknya efisiensi ini sering kali terjadi karena rantai birokrasi di tingkat bawah kerap mengakal-akali kebijakan pusat dengan menciptakan aturan baru yang berbelit-belit.

"Kita ini jangan terlalu banyak inisiatif yang aneh-aneh. Sudah ada perintah Presiden, sudah ada perintah menteri, eh di bawah diolah lagi, dibikin rumit lagi. Muncul peraturan menteri lah, peraturan teknis lah, sampai surat rekomendasi. Itu semua akal-akalan mereka saja. Saya ingatkan ya, seluruh menteri, tertibkan birokrasimu ke bawah!" tegas Prabowo dengan nada bicara yang lugas.

Waspadai Strategi Jam Lima Sore

Lebih jauh, Presiden meminta para pembantunya di kabinet untuk tidak lengah terhadap kelihaian para pejabat karier di kementerian. Berbeda dengan posisi menteri yang bisa diganti atau terkena rotasi (reshuffle) setiap lima tahun sekali, para birokrat ini memiliki masa kerja yang panjang sehingga sangat memahami celah sistem.

Sembari berseloroh, Prabowo kemudian membeberkan salah satu taktik klasik yang kerap digunakan para oknum tersebut untuk meloloskan berkas-berkas krusial tanpa pemeriksaan mendalam.

"Hati-hati dan waspada dengan para birokrat itu. Pengalaman mereka itu sangat lama. Nah, salah satu ciri khas mereka adalah baru datang membawa berkas dan meminta tanda tangan pada pukul 17.30 sore. Di saat jam-jam segitiu, Anda sebagai menteri sudah capek, sudah penat setelah seharian bekerja. Di situlah mereka masuk, benar tidak?" ujar Prabowo yang langsung disambut anggukan setuju para peserta rapat.

Candaan Hangat untuk Politisi Golkar

Suasana ruang rapat paripurna kian cair saat pandangan mata Prabowo tertuju pada deretan kursi anggota DPR dan pejabat asal Partai Golkar yang tampak tersenyum lebar mendengar paparan tersebut. Presiden pun langsung melempar guyonan segar yang mengaitkannya dengan rekam jejak partai beringin itu di pemerintahan.

"Ini saya lihat banyak teman-teman dari Golkar yang senyum-senyum sendiri, berarti pengalamannya memang sudah banyak soal ini. Golkar jelas khatam urusan begini, karena saya pun mantan orang Golkar. Di depan sana ada mantan Ketua Umum Golkar, ada Pak Bahlil, ada Pak Airlangga Hartarto, mereka ini yang paling paham rasanya dimintai tanda tangan pas sore hari saat otak sudah penat. Intinya, kita semua harus ekstra hati-hati," pungkas Prabowo disambut tawa riuh para hadirin. (bm)

Sumber: detik.com

Itulah pembahasan tuntas mengenai prabowo bongkar trik birokrat nakal minta tanda tangan sore hari saat menteri sudah lelah dalam terkini yang saya berikan Saya harap Anda menemukan value dalam artikel ini selalu bergerak maju dan jaga kesehatan lingkungan. Jika kamu merasa terinspirasi lihat artikel lain di bawah ini.

Topik: #Terkini
Bagikan: