GAYA HIDUP

Pertemuan Pecinta Alam se-Indonesia Perkuat Jejaring dan Kepedulian Lingkungan

Kresna Wicaksono

Jurnalis

Kresna Wicaksono

Pertemuan Pecinta Alam se-Indonesia Perkuat Jejaring dan Kepedulian Lingkungan

Peserta Melakukan  Penanaman Mangrove, Penanaman Pandan Laut, serta Pelepasan Tukik di sekitar Pantai Samas,Kabupaten Bantul, Selasa(30/06/2026) dok: istimewa



BANTUL, KABARLINK.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap alam mewarnai Pertemuan Pecinta Alam Pangudi Luhur (PL) se-Indonesia yang berlangsung pada 29 Juni hingga 6 Juli 2026. Selama tujuh hari, sebanyak 12 SMA Pangudi Luhur dari berbagai daerah berkumpul dalam sebuah forum yang mengusung tema "One Chance, One Life – Satu Kesempatan, Satu Kehidupan."



Tahun ini, SMU Pangudi Luhur Sedayu Yogyakarta dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus titik awal penyelenggaraan kegiatan. Pembukaan dilakukan oleh Kepala Perwakilan Yayasan Pangudi Luhur Yogyakarta, Br. Darmadi Fic, yang mengajak seluruh peserta untuk memaknai pertemuan ini sebagai kesempatan membangun persaudaraan sekaligus menumbuhkan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.



Selama sepekan, para peserta mengikuti beragam kegiatan yang tidak hanya mengasah keterampilan di alam terbuka, tetapi juga mempererat jejaring antarsekolah. Rangkaian kegiatan berlangsung di kawasan Kaliurang dan kaki Gunung Merapi, yang menjadi ruang belajar bersama mengenai karakter, kerja sama tim, dan kepedulian terhadap alam.



Komitmen terhadap pelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui aksi nyata di kawasan pesisir selatan Yogyakarta. Para peserta melakukan penanaman mangrove, penanaman pandan laut, serta pelepasan tukik di sekitar Pantai Samas sebagai bentuk kontribusi sederhana untuk menjaga ekosistem pesisir.



Koordinator kegiatan, Joko Adinugroho, yang merupakan alumni SMU Pangudi Luhur, menyampaikan bahwa pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar peserta, tetapi juga memperkuat hubungan antara siswa dengan jejaring alumni Pecinta Alam PL yang selama ini terus mendukung keberlanjutan kegiatan.



"Harapannya, para peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman berpetualang, tetapi juga semangat untuk terus menjaga alam dan membangun jejaring persaudaraan di lingkungan Pangudi Luhur," ujarnya.



Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini turut didukung berbagai pihak yang membantu kelancaran operasional acara. Salah satunya adalah Omah Dolan Tour Organizer bersama Ayotamasya.com yang memberikan dukungan pada aspek transportasi, serta Otiket Tiket Gelang yang menyediakan gelang identitas peserta.


Gelang tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tanda pengenal selama kegiatan berlangsung, tetapi juga memuat informasi penting terkait kondisi kesehatan peserta sehingga memudahkan panitia dalam memberikan pendampingan apabila diperlukan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan kegiatan yang aman dan tertata tanpa mengurangi esensi utama pertemuan, ujar Yosi Widya CMO Otiket (Tiket Gelang)



Mengusung tema "One Chance, One Life – Satu Kesempatan, Satu Kehidupan," seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mengajak peserta menyadari bahwa setiap kesempatan untuk belajar, berkarya, dan menjaga alam merupakan pengalaman yang berharga.


Melalui perpaduan kegiatan edukatif, aksi pelestarian lingkungan, dan penguatan jejaring antarsekolah, Pertemuan Pecinta Alam PL se-Indonesia 2026 menjadi momentum untuk menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap sesama, mencintai alam, serta siap membawa nilai-nilai Pangudi Luhur dalam kehidupan sehari-hari. (kwn)

Topik: #GAYA HIDUP
Bagikan: