MENTERI KEBUDAYAAN – Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menerima perwakilan Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, serta pelaku budaya dan pesilat dari Jawa Barat. ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan
JAKARTA, KABARLINK.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan dukungannya terhadap rencana pembukaan program studi seni pencak silat di Fakultas Seni Pertunjukan ISBI Bandung, menyusul pengakuan UNESCO atas seni tradisi pencak silat sebagai warisan budaya tak benda.
Dukungan ini disampaikan saat menerima kunjungan perwakilan ISBI Bandung, pelaku budaya, dan pesilat Jawa Barat. Pertemuan tersebut juga membahas potensi pendirian Academy of Arts di kantor perwakilan Indonesia di UNESCO.
Yoyo Dasono dari ISBI menjelaskan bahwa saat ini belum ada institusi pendidikan tinggi yang secara khusus menghasilkan sarjana pencak silat dengan kompetensi akademik yang komprehensif. Ada kesenjangan antara status internasional pencak silat dengan ketersediaan SDM berkualitas, ujarnya.
Program studi ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang mampu menjadi agen pembangunan karakter bangsa melalui nilai-nilai pencak silat. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya institusi pendidikan tinggi dalam memperkenalkan pengetahuan tradisional Indonesia. Menurut saya memang harus ada sekolah-sekolah tinggi yang mengenalkan pengetahuan-pengetahuan tradisional Indonesia, tegasnya.
Lebih lanjut, Fadli Zon menilai Indonesia memiliki posisi strategis untuk menjadi jembatan kerja sama internasional dalam pelestarian warisan budaya. Ia juga menekankan perlunya melembagakan dan menginstitusionalisasikan budaya untuk mencegah perselisihan.
Program studi seni pencak silat ini diharapkan berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) UNESCO, khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas, pelestarian budaya, dan pembangunan berkelanjutan.
Program tersebut nantinya akan menjadi visi jangka panjang dan sekaligus pondasi bagi pengembangan Academy of Arts UNESCO, yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai guardian dan developer warisan budaya tak benda di tingkat global, jelas Fadli Zon.
Terkait Academy of Arts, Menteri Kebudayaan menyampaikan perlunya mengidentifikasi langkah-langkah yang memungkinkan untuk menginisiasi pendiriannya. (Kabarlink/Ain)
- ➝ Antisipasi Risiko Banjir, Warga Kerja Bakti Bersih-Bersih Kali Banger, Pemkot Turunkan Alat Berat
- ➝ Dua Tahun Terisolasi dengan Tumor, Kakek Indrayub Akhirnya Dievakuasi LP2M Mitra Sehati ke RSUD Soedjono
- ➝ LP2M Mitra Sehati Ringankan Beban Warga Tanak Betian Melalui Aksi Berbagi Sembako dan Uang Tunai
Begitulah uraian komprehensif tentang pencak silat mendunia isbi lahirkan sarjana budaya dalam olahraga yang saya berikan Terima kasih telah membaca hingga bagian akhir selalu berpikir positif dan jaga kondisi tubuh. bagikan ke teman-temanmu. cek artikel lainnya di bawah ini. Terima kasih.
