Terkini

Mudik 2026: Kelemahan Sistemik yang Terus Berulang, Apa Solusinya?

Ayu

Jurnalis

Ayu

Mudik 2026: Kelemahan Sistemik yang Terus Berulang, Apa Solusinya?

Rampcheck - Ahmad Wildan sedang konferensi pers sesaat setelah pelaksanaan Rampcheck bersama tim Penguji Kendaraan bermotor dalam rangka Angkutan Lebaran tahun 2026. Foto: Koleksi Ahmad Wildan.



JAKARTA, KABARLINK.com - Mudik Lebaran 2026 baru saja berakhir, namun masalah yang sama terus berulang. Wakil Sekjen Bidang Keselamatan Jalan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Ahmad Wildan, menyatakan bahwa persoalan mudik yang terus berulang disebabkan oleh kelemahan sistemik dalam manajemen lalu lintas.


"Lumpuhnya rest area, istirahat di bahu jalan, kecelakaan, dan kemacetan parah di hampir semua exit tol merupakan endemik yang belum terpecahkan setiap masa mudik," kata Wildan kepada kabarlink.com melalui saluran Whatsapp milik nya, Senin 24/03/2026.


Wildan menekankan bahwa fokus pada kelancaran ruas jalan tol saja tidak cukup, namun harus memperhatikan kinerja simpulnya juga. "Kita tidak bisa hanya fokus pada kelancaran ruas jalan tol saja, tapi harus memperhatikan kinerja simpulnya juga," tambahnya.


Menurut Wildan, kapasitas jalan tol adalah sebuah angka yang sifatnya relatif, tergantung siapa yang lewat. "Kita harus mengatur siapa yang boleh melintas pada suatu ruas jalan untuk meningkatkan kapasitas," ungkapnya.


Masalah lain yang disoroti Wildan adalah kurangnya optimasi di simpul, seperti exit tol dan rest area. "Kita harus meningkatkan waktu pelayanan dan memperlambat waktu kedatangan untuk menghindari penguncian di simpul," katanya.


Wildan juga menyoroti masalah pagar pengaman jalan yang menjadi "mesin pembunuh" bagi pengemudi yang mengantuk. "Kita harus melengkapi pagar pengaman jalan dengan crash cushion untuk mengurangi risiko kecelakaan," lanjutnya.


Untuk mengatasi masalah ini, Wildan menekankan bahwa pemerintah dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) harus melakukan evaluasi komprehensif. "Kita harus mengkombinasikan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL), kebijakan tarif tol, teknologi, dan edukasi yang massive kepada pengguna jalan tol untuk mengatasi masalah ini," tutupnya. (Ubed)

Demikianlah mudik 2026 kelemahan sistemik yang terus berulang apa solusinya telah saya uraikan secara lengkap dalam terkini Saya berharap Anda mendapatkan insight baru dari tulisan ini tetap produktif dalam berkarya dan perhatikan kesehatan holistik. Ayo sebar informasi baik ini kepada semua. semoga artikel lainnya juga bermanfaat. Sampai jumpa.

Topik: #Terkini
Bagikan: