Pelukan hangat Pelatih John Herdman menyambut luapan kegembiraan penyerang Timnas Indonesia, Jens Raven, di pinggir lapangan. Aksi selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kamboja ini mewarnai kemenangan telak Skuad Garuda 5-1 dalam ajang Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Bogor, Jawa Barat. Foto: NET/ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
JAKARTA, KABARLINK.com - Setelah lima laga berturut-turut menikmati kehangatan dan gemuruh dukungan publik sendiri, Tim Nasional Indonesia di bawah komando John Herdman akhirnya harus melangkahkan kaki keluar dari zona nyaman.
Sore ini, dalam ajang ASEAN Hyundai Cup 2026, armada Garuda akan menjalani ujian tandang pertamanya dengan menantang Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand.
Di atas kertas, bentrokan ini bagaikan bumi dan langit. Indonesia yang kini nangkring di peringkat 118 dunia berhadapan dengan Timor Leste yang masih tertahan di posisi 201.
Di atas kertas, bentrokan ini bagaikan bumi dan langit. Indonesia yang kini nangkring di peringkat 118 dunia berhadapan dengan Timor Leste yang masih tertahan di posisi 201.
Rekor pertemuan pun memihak mutlak kepada Merah Putih dengan sapu bersih kemenangan di enam duel sebelumnya. Ditambah lagi, catatan impresif lini serang skuad Garuda yang telah memproduksi 13 gol dari empat laga terakhir membuat publik berekspektasi tinggi akan hadirnya pesta gol berikutnya demi mengamankan selisih gol di papan klasemen.
Namun, di balik rentetan angka dan statistik yang serba menguntungkan tersebut, Herdman enggan anak asuhnya terseret gelombang overkonfidensi. Juru taktik asal Inggris itu mewanti-wanti agar timnya tidak memandang sebelah mata lawan yang dinilainya tampil tanpa beban.
Namun, di balik rentetan angka dan statistik yang serba menguntungkan tersebut, Herdman enggan anak asuhnya terseret gelombang overkonfidensi. Juru taktik asal Inggris itu mewanti-wanti agar timnya tidak memandang sebelah mata lawan yang dinilainya tampil tanpa beban.
Menyoroti performa Timor Leste yang menunjukkan progres taktik saat meladeni Singapura, Herdman menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap fokus meraih tiga poin penuh sembari membenahi kedisiplinan benteng pertahanan.
Di tengah padatnya jadwal dan dinamika format turnamen, sinyal rotasi pemain pun mulai berembus. Hadirnya Jordi Amat dalam sesi jumpa pers memicu spekulasi perubahan di barisan belakang, walau Herdman memilih menyimpan rapat kartu truf racikannya hingga menit terakhir.
Di tengah padatnya jadwal dan dinamika format turnamen, sinyal rotasi pemain pun mulai berembus. Hadirnya Jordi Amat dalam sesi jumpa pers memicu spekulasi perubahan di barisan belakang, walau Herdman memilih menyimpan rapat kartu truf racikannya hingga menit terakhir.
Siapa pun yang nantinya dipercaya turun sejak awal, misi yang diusung tetap tunggal: mengamankan jalan menuju semifinal sekaligus menjaga asa untuk akhirnya memboyong trofi paling bergengsi di Asia Tenggara ke Tanah Air. (bm)
Sumber: antaranews.com
.png)