Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto:
JAKARTA, KABARLINK.com - Pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berlangsung sesuai jadwal meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah sedang memanas. Jemaah dijadwalkan mulai diberangkatkan pada 22 April, sementara kenaikan biaya penerbangan tidak akan dibebankan kepada peserta.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan seluruh persiapan keberangkatan kloter pertama telah rampung. Ia menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga kelancaran ibadah di tengah tantangan global.
Dampak konflik memang terasa, terutama pada melonjaknya biaya transportasi udara. Namun, atas arahan Prabowo Subianto, tambahan biaya tersebut akan ditanggung negara melalui skema pembiayaan yang tengah disiapkan, termasuk melibatkan pengelolaan dana oleh BPKH.
Tak hanya soal biaya, kekhawatiran juga sempat muncul terkait ketersediaan logistik di Tanah Suci. Namun, pemerintah memastikan pasokan kebutuhan pokok seperti pangan, energi, dan air dalam kondisi aman setelah berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi.
A
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Di tengah situasi global yang belum sepenuhnya stabil, pelaksanaan haji diharapkan tetap menjadi momentum spiritual yang membawa pesan damai. (bm)
Itulah ulasan tuntas seputar haji 2026 tetap jalan di tengah konflik timur tengah biaya naik ditanggung negara yang saya sampaikan dalam otoritas Terima kasih atas perhatian Anda selama membaca tetap bersemangat dan perhatikan kesehatanmu. Jangan ragu untuk membagikan ini ke sahabat-sahabatmu. Sampai jumpa di artikel selanjutnya
