Ilustrasi gencatan senjata antara Iran dan Amerika disepakati mulai 7 April 2026. Grafis: AI
JAKARTA, KABARLINK.com - Setelah lebih dari sebulan ketegangan yang nyaris tanpa jeda, situasi antara Iran dan Amerika Serikat akhirnya sedikit mereda. Kedua negara sepakat menghentikan sementara konflik melalui gencatan senjata selama dua pekan, mulai 7 April 2026.
Kesepakatan ini muncul di tengah tekanan global yang terus meningkat. Bagi Teheran, momen ini dianggap sebagai keberhasilan diplomasi, karena sejumlah tuntutan mereka diterima sebagai dasar untuk membuka perundingan lebih lanjut.
Pemerintah Iran bahkan menyerukan persatuan nasional, sembari menegaskan bahwa jeda ini adalah bagian dari kemenangan strategis. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi juga memberi sinyal pelonggaran akses di Selat Hormuz—jalur vital energi dunia—meski tetap dalam pengawasan ketat.
Sementara itu, Presiden Donald Trump menyatakan pihaknya telah mencapai target militer dan melihat peluang besar menuju kesepakatan damai jangka panjang. Ia menyebut sebagian besar perbedaan telah menemukan titik temu.
Dalam masa dua minggu ini, kedua negara akan mematangkan kesepakatan yang lebih permanen. Salah satu fondasinya adalah sepuluh poin tuntutan Iran yang kini menjadi bahan negosiasi utama, yaitu:
1. AS pada prinsipnya harus berkomitmen untuk menjamin non-agresi
2. Kontrol Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz
3. Hak pengayaan uranium Iran harus diterima
4. Pencabutan semua sanksi primer
5. Pencabutan semua sanksi sekunder
6. Pembatalan semua resolusi Dewan Keamanan PBB
7. Pembatalan semua resolusi Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA)
8. Pembayaran kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan terhadap Iran
9. Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan
10. Penghentian perang di semua front, termasuk di Lebanon
Meski suasana tampak mulai mencair, banyak pihak menilai kesepakatan ini masih rapuh. Gencatan senjata bisa menjadi awal menuju perdamaian, namun juga berisiko hanya menjadi jeda singkat sebelum konflik kembali berkobar.
Dunia kini menatap dua pekan ke depan dengan penuh harap—apakah ini awal dari akhir konflik, atau sekadar waktu istirahat di tengah pertarungan panjang. (bm)
Sekian ulasan tentang setelah memanas asiran sepakat jeda perang 2 pekan damai atau sekadar rehat yang saya sampaikan melalui terkini Saya berharap artikel ini menambah wawasan Anda selalu berpikir positif dan jaga kondisi tubuh. share ke temanmu. Sampai jumpa lagi
