Olahraga

Sambut Era Baru Bersama Shin Tae-yong, Persija Jakarta Garansi Ikut Unjuk Gigi di Piala Presiden 2026

Ayu

Jurnalis

Ayu

Sambut Era Baru Bersama Shin Tae-yong, Persija Jakarta Garansi Ikut Unjuk Gigi di Piala Presiden 2026
Presiden Klub Persija, Mohamad Prapanca. Foto: net/kompas.com/Firzie A. Idris


JAKARTA, KABARLINK.com
– Manajemen Persija Jakarta resmi melempar garansi bahwa skuad Macan Kemayoran akan tetap ambil bagian dalam turnamen pramusim bergengsi, Piala Presiden 2026.

Kepastian tersebut ditegaskan langsung oleh Presiden Klub Persija, Mohamad Prapanca, di tengah euforia gemerlap acara perkenalan Shin Tae-yong sebagai juru taktik anyar mereka untuk musim 2026–2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026).

Kendati jadwal resmi kompetisi domestik dan format final turnamen pramusim itu masih dinamis, manajemen berkomitmen menjadikan ajang ini sebagai panggung awal pembuktian ramuan taktik sang arsitek baru asal Korea Selatan tersebut.

Menanti Lini Masa dan Misteri Format Empat Negara

Langkah Persija untuk langsung mengunci komitmen di ajang pramusim ini merupakan bagian dari persiapan matang mereka menyongsong kalender kompetisi baru. Sebagaimana diketahui, sejak pertama kali digulirkan pada 2015, Piala Presiden telah menjelma menjadi turnamen pemanasan paling dinanti yang tercatat hanya absen dua kali, yakni pada edisi 2016 dan 2023 di luar masa pandemi.

"Hingga saat ini kami memang masih memantau dan menunggu ketetapan resmi terkait lini masa jadwal liga dari operator. Kita tahu setiap tahun agenda Piala Presiden ini selalu bergulir, namun informasi yang saya terima untuk musim ini akan ada pergeseran jadwal," tutur Prapanca di hadapan awak media. "Meski jadwal pastinya belum dirilis ke klub, kami sudah memberikan komitmen penuh untuk ikut serta berkontribusi di Piala Presiden tahun ini."

Menariknya, atmosfer persaingan Piala Presiden edisi 2026 ini diprediksi bakal jauh lebih megah sekaligus menantang. Setelah melewati berbagai metamorfosis format—mulai dari pelibatan tim kasta kedua hingga pemangkasan jumlah peserta menjadi enam tim internasional pada edisi 2025 lalu—rumor yang beredar menyebutkan bahwa edisi kali ini akan kembali mengadopsi kuota delapan tim.

Bedanya, kompetisi kali ini dikabarkan bakal disesaki oleh kekuatan asing melalui jalur undangan khusus. Sejumlah raksasa Asia Tenggara seperti Port FC (Thailand), Lion City Sailors (Singapura), Johor Darul Ta'zim (Malaysia), hingga DPMM FC (Brunei Darussalam) santer dikabarkan siap meramaikan persaingan. Merespons rumor tersebut, Prapanca mengaku pihak manajemen Persija sejauh ini masih menunggu hitam di atas putih terkait bagan dan format resmi dari panitia penyelenggara.

Merajut Chemistry dan Perombakan Total Skuad Asing

Keikutsertaan dalam turnamen pramusim ini dinilai sangat krusial bagi Persija yang tengah melakukan revolusi besar-besaran di dalam tubuh tim. Selain pergantian nakhoda di kursi pelatih, Macan Kemayoran sebelumnya telah mengambil keputusan berani dengan melepas total tujuh legiun asing mereka demi mengosongkan pos untuk wajah-wajah baru pilihan Shin Tae-yong, di mana salah satu nama yang santer dikabarkan segera merapat adalah penyerang asal Argentina, Mariano Peralta.

Oleh karena itu, Prapanca menegaskan bahwa penentuan agenda pramusim—baik berupa turnamen resmi maupun serangkaian laga uji coba tertutup—akan digodok secara mendalam bersama STY guna membangun keselarasan dan kedekatan antar-pemain di atas lapangan.

"Mengenai cetak biru kebutuhan pramusim serta kapan para pemain harus berkumpul, semuanya wajib saya diskusikan terlebih dahulu secara intensif dengan pelatih baru. Kami harus melihat jadwal idealnya seperti apa," urai Prapanca. "Setelah draf program dari pelatih keluar, barulah dari sisi manajemen bisa memetakan dan menyortir agenda pramusim mana yang paling cocok dan menguntungkan, baik dari segi teknis tim maupun dari sudut pandang nilai komersial klub," pungkasnya. (bm)
Topik:#Olahraga
Bagikan: