Terkini

Malam Ini Langit Punya Cerita: Pink Moon Siap Hiasi Langit Indonesia

Son Sulistiono

Jurnalis

Son Sulistiono

Malam Ini Langit Punya Cerita: Pink Moon Siap Hiasi Langit Indonesia
Seorang warga mengabadikan momen munculnya bulan purnama di langit, berlatar pagar perbatasan antara Amerika Serikat dan Meksiko, di kawasan Tijuana, Meksiko, Senin (6/10/2025). Foto: Net/AP Photo/Gregory Bull/Kompas.com


JAKARTA, KABARLINK.com - Fenomena bulan purnama yang dikenal sebagai Pink Moon diperkirakan dapat disaksikan oleh masyarakat pada Rabu malam, 1 April 2026 hingga Kamis dini hari, 2 April 2026.

Peristiwa langit ini menjadi salah satu momen yang kerap dinantikan karena tampilannya yang indah serta dapat diamati dengan mudah tanpa alat khusus.

Profesor astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan, Pink Moon merupakan fase bulan purnama yang terjadi secara rutin setiap tahun, namun memiliki penamaan khusus untuk periode bulan April.

Ia menegaskan, istilah Pink Moon tidak merujuk pada warna bulan yang berubah menjadi merah muda.

“Warnanya bukan pink, sama dengan purnama umumnya, putih kekuningan. Itu hanya penamaan orang Amerika Serikat yang kemudian digunakan di media,” ujar Thomas, Selasa (31/3/2026), dikutip dari Antara.

Waktu Terbaik Melihat Pink Moon 1 April 2026
 
Thomas Djamaluddin menyebutkan, masyarakat dapat mulai mengamati Pink Moon sejak waktu maghrib hingga menjelang matahari terbit.

Pada rentang waktu tersebut, bulan akan tampak terang di langit dan mudah diamati dengan mata telanjang.

Cara Melihat Pink Moon 1 April 2026

Pengamatan fenomena ini tidak memerlukan alat khusus dan bisa dengan mata telanjang.

Namun, penggunaan teleskop atau kamera dapat membantu menangkap detail permukaan bulan dengan lebih jelas bagi yang ingin melakukan observasi lebih lanjut.

Dengan kondisi cuaca yang mendukung, masyarakat dapat menikmati keindahan Pink Moon sebagai salah satu fenomena astronomi yang menarik pada awal April 2026.

Dampak Pink Moon 1 April 2026

Ia juga menegaskan bahwa fenomena Pink Moon aman untuk diamati dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi manusia.

Secara umum, dampaknya sama seperti bulan purnama lainnya, yaitu dapat menyebabkan peningkatan pasang air laut.

Kondisi tersebut terjadi karena posisi Bulan dan Matahari yang hampir segaris dengan Bumi, sehingga gaya gravitasi yang dihasilkan menjadi lebih kuat.

Fenomena ini merupakan bagian dari siklus alam yang terjadi secara berkala dan dapat diamati setiap tahun.

Mengapa Disebut Pink Moon?
 
Menurut website astronomy Time and Date, penamaan Pink Moon berasal dari tradisi masyarakat di Amerika Utara yang mengaitkan bulan purnama April dengan mekarnya bunga liar berwarna merah muda, yakni phlox, yang biasanya tumbuh di awal musim semi.

Oleh karena itu, istilah ini lebih bersifat kultural daripada menggambarkan kondisi visual bulan.  (bm)

Sekian ulasan tentang malam ini langit punya cerita pink moon siap hiasi langit indonesia yang saya sampaikan melalui terkini Terima kasih atas perhatian dan waktu yang telah Anda berikan, optimis terus dan rawat dirimu baik-baik. Jangan lupa untuk membagikan ini kepada sahabatmu. Terima kasih atas kunjungan Anda

Topik: #Terkini
Bagikan:

Up Next

Lihat Semua