Hambalang: Kabinet Bahas Dampak Gejolak Global.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261809/original/080013300_1750694091-IMG-20250623-WA0040.jpg)
Presiden Prabowo Pimpin Empat Rapat Tertutup - Presiden Prabowo Subianto mengadakan empat pertemuan terbatas bersama para menteri kabinet di rumah pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Senin, 23 Juni 2025. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden.
HAMBALANG, KABARLINK.COM - Presiden Prabowo Subianto memimpin serangkaian rapat terbatas (ratas) penting di kediaman pribadinya di Hambalang pada Senin, 23 Juni 2025. Empat ratas berturut-turut membahas dampak gejolak global terhadap Indonesia dan strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan kepada wartawan, Hari ini, di kediaman pribadinya di Hambalang, Presiden Prabowo Subianto menggelar sebanyak 4 rapat terbatas berturut-turut, masing-masing membahas dampak gejolak kondisi global terhadap Indonesia.
Rapat-rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Turut hadir pula Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Fokus utama dalam pembahasan adalah pentingnya SDM unggul yang dilatih melalui sistem pendidikan berkelas dunia. Prabowo menekankan bahwa kemandirian industri, energi, dan teknologi tidak akan tercapai tanpa SDM yang berkualitas.
Menurut Seskab Teddy, agenda ratas juga mencakup pembangunan sekolah unggulan, perkembangan sekolah rakyat, dan pembentukan Koperasi Merah Putih. Selain itu, percepatan pembangunan Sekolah Garuda juga menjadi topik penting.
Selain para menteri, rapat juga dihadiri oleh Kepala Badan Intelijen Negara Herindra, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia tidak akan mampu mewujudkan kemandirian di bidang industri, pertahanan, energi, maupun teknologi tanpa didukung oleh sumber daya manusia unggul yang dilatih melalui sistem pendidikan berkelas dunia, ujar Teddy mengutip pernyataan Presiden.
Rangkaian rapat ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadapi tantangan global dan mempersiapkan Indonesia untuk masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera. (Kabarlink/Ain)