Ilustrasi perang Israel-AS dan Iran. Grafis: AI
JAKARTA, KABARLINK.com – Eskalasi perang terbuka yang melibatkan poros Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak 28 Februari lalu membawa pukulan telak bagi infrastruktur pertahanan Washington. Rentetan serangan presisi Teheran dilaporkan telah menghancurkan sedikitnya 16 pangkalan militer strategis AS di delapan negara Timur Tengah, sekaligus menguras uang pajak rakyat Amerika hingga 25 miliar dolar AS (sekitar Rp433 triliun).
Kerusakan masif ini terungkap melalui investigasi CNN yang membedah puluhan citra satelit dan mewawancarai sejumlah narasumber intelijen serta lingkaran kongres AS. Kondisi belasan fasilitas militer tersebut dilaporkan sangat kritis, bahkan beberapa di antaranya berada dalam status nyaris tidak bisa dioperasikan kembali.
Menurut seorang staf kongres AS yang mengetahui laporan kerahasiaan tersebut, tingkat eskalasi kerusakan fasilitas sangat bervariasi. Sebagian pangkalan mengalami kehancuran total hingga memunculkan rekomendasi penutupan permanen. Meski demikian, sejumlah petinggi militer AS masih bersikeras untuk mempertahankan dan memperbaiki pos-pos tersebut mengingat nilai strategis pertahanannya yang sangat tinggi di kawasan Teluk Arab.
Lebih lanjut, bukti pemantauan udara mengonfirmasi bahwa serangan Iran sama sekali tidak dilakukan secara serampangan. Pasukan Teheran secara efisien dan sangat terukur membidik aset-aset paling mahal, langka, dan krusial milik Pentagon. Target penghancuran difokuskan pada sistem radar peringatan dini yang sangat canggih, infrastruktur komunikasi tempur, hingga deretan pesawat militer. Pihak kongres secara terbuka mengakui bahwa sistem radar merupakan instrumen pertahanan AS di kawasan tersebut yang paling memakan biaya besar dan sulit untuk segera digantikan.
Beban kehancuran perangkat militer ini berimbas langsung pada stabilitas kas negara. Dalam forum dengar pendapat bersama anggota parlemen pada Rabu (29/4/2026), Pelaksana Tugas (Plt.) Pengawas Keuangan Pentagon, Jules Hurst III, mengonfirmasi bahwa biaya operasi dan kerugian akibat konflik dengan Iran ini telah membebani para pembayar pajak di AS hingga menyentuh angka 25 miliar dolar AS. (bm)
Sekian informasi lengkap mengenai kerugian tembus rp433 triliun gempuran presisi iran sukses lumpuhkan aset vital militer as di timur tengah yang saya bagikan melalui internasional Semoga informasi ini dapat Anda bagikan kepada orang lain tetap optimis menghadapi tantangan dan jaga imunitas. Jika kamu merasa ini berguna semoga artikel berikutnya bermanfaat untuk Anda. Terima kasih.
