Terkini

Tragedi Lampung: Kakak Adik Meregang Nyawa, Pelaku Dikejar!

Ayu

Jurnalis

Ayu

Tragedi Lampung: Kakak Adik Meregang Nyawa, Pelaku Dikejar!

KPAI - Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah.Foto: net/Liputan6.com

JAKARTA, KABARLINK.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah, menyampaikan kecaman keras atas kasus pembunuhan yang menimpa dua kakak beradik di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Tragedi ini menggemparkan warga dan memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak.

Kombes Pol. Pahala Simanjuntak, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung, mengonfirmasi bahwa hasil olah TKP menunjukkan adanya luka serius pada tubuh kedua korban, yang mengindikasikan kuat adanya unsur pembunuhan. Hasil pemeriksaan awal mengarah kuat pada kasus pembunuhan, ujarnya.

KPAI mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku. Ini sudah menghilangkan 2 nyawa, jadi kami minta kepolisian segera bertindak dan melakukan langkah terukur sehingga hukum dengan seberat-beratnya, tegas Ai Maryati.

Selain menuntut penegakan hukum yang tegas, KPAI juga menyoroti pentingnya pemulihan psikologis bagi orang tua korban. Kami mengusulkan agar orang tua korban diberikan perlindungan psikologis, kata Ai Maryati. KPAI yakin kepolisian bekerja cepat dan tuntas dalam mengusut kasus ini.

Polda Lampung telah mengerahkan tim ke lokasi kejadian untuk membantu Polres Pesisir Barat dalam proses penyelidikan. Polisi juga menelusuri jejak sidik jari dan bercak darah yang ditemukan di lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Dua orang saksi telah dimintai keterangan, dan pemeriksaan masih berlangsung intensif.

Parang yang ditemukan di TKP telah dikonfirmasi oleh orang tua korban sebagai milik anak-anak tersebut. Polisi masih menyelidiki apakah ada kaitan antara parang tersebut dengan pelaku. Jenazah kedua korban saat ini sedang menjalani autopsi di RS Bhayangkara Kota Bandar Lampung.

Ai Maryati menekankan bahwa kasus ini menunjukkan hilangnya rasa kemanusiaan dari pelaku. Ini menunjukkan tidak ada kemanusiaan yang dimiliki pelaku ya, tuturnya. KPAI mendorong proses hukum yang transparan dan seadil-adilnya.

KPAI juga mengingatkan pentingnya pemenuhan hak-hak anak, termasuk hak pendidikan, dalam situasi apapun. Terkait kasus David Ozora, Ai Maryati menegaskan bahwa tidak boleh ada satu anak pun yang tertinggal dalam prinsip hak anak.

Kasus tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya perlindungan anak dan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan terhadap anak. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam memberikan informasi yang dapat membantu mengungkap kasus ini. (Kabarlink/Ain)

Itulah informasi seputar tragedi lampung kakak adik meregang nyawa pelaku dikejar yang dapat saya bagikan dalam terkini Jangan lupa untuk membagikan pengetahuan ini kepada orang lain tetap fokus pada impian dan jaga kesehatan jantung. Bagikan juga kepada sahabat-sahabatmu. semoga Anda menikmati artikel lainnya. Sampai jumpa.

Topik: #Terkini
Bagikan: