Ilustrasi — Sejumlah warga menikmati suasana wisata di kawasan Braga,Bandung, Jawa Barat. Foto diambil pada Minggu (13/4/2025). ANTARA FOTO/NovrianArbi/rwa.
JAKARTA, KABARLINK.com - Perhimpunan Hotel danRestoran Indonesia (PHRI) mengingatkan pemerintah agar meningkatkankesiapan menghadapi potensi cuaca buruk selama arus wisata libur Lebaran.
Sekretaris Jenderal PHRI, Maulana Yusran,menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor krusial,terutama untuk menjamin kelancaran akses menuju destinasi wisata di tengahancaman hujan lebat.
“Kerja sama saat momen Lebaran itu sangatmenentukan, terutama soal kesiapan pemerintah menjaga akses transportasi.Kondisi cuaca masih berpotensi ekstrem dan curah hujan diprediksi tinggi,” ujarYusran saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Ia menekankan pentingnya kesiapan Satuan KerjaPerangkat Daerah (SKPD) agar respons terhadap bencana bisa dilakukan lebihsigap apabila terjadi banjir, longsor, atau gangguan lain di wilayah tujuanwisata.
Selain itu, pemerintah diminta aktif memetakankawasan rawan longsor maupun genangan untuk memastikan jalur perjalanan tetapaman bagi masyarakat yang bepergian.
“Pemerintah daerah perlu melakukan pengawasanekstra di titik-titik rawan. Jangan sampai akses wisata terganggu karenakurangnya antisipasi,” katanya.
Yusran juga menyoroti pentingnya kolaborasilintas sektor, mengingat lonjakan kunjungan wisata saat Lebaran memberikandampak ekonomi signifikan bagi daerah.
“Daerah tentu mendapat manfaat besar ketikakunjungan meningkat. Karena itu, perlu ada kolaborasi antara pemerintah,aparat, dan pelaku usaha seperti hotel serta restoran di destinasi,” ucapnya.
Menurut dia, koordinasi yang solid dapatmembantu mengatasi berbagai persoalan yang kerap muncul saat musim liburan,mulai dari kepadatan kendaraan, kenyamanan pengunjung, hingga praktik parkirliar di kawasan wisata.
Ia menambahkan, karakter kemacetan di tiapdaerah berbeda sehingga penanganannya memerlukan strategi yang disesuaikandengan kondisi lokal dan melibatkan kepolisian.
“Beberapadaerah memang selalu menjadi magnet wisata. Di sana, koordinasi antara pemda,kepolisian, dan pelaku pariwisata harus benar-benar matang untuk menjamin rasaaman dan nyaman bagi wisatawan,” tutur Yusran. (tim)
Terima kasih telah mengikuti pembahasan phri keamanan destinasi lebaran harus jadi prioritas dalam terkini ini sampai akhir Mudah-mudahan tulisan ini memberikan insight baru selalu berinovasi dalam pembelajaran dan jaga kesehatan kognitif. Mari kita sebar kebaikan dengan membagikan postingan ini., cek artikel lainnya di bawah ini.
