Keterangan Foto - Gedung DPRD Jakarta. (dok.istimewa)
KABARLINK.COM, JAKARTA - Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta berencana melakukan audiensi dengan Menteri Dalam Negeri untuk membahas revisi tunjangan rumah bagi anggota dewan. Tunjangan ini saat ini ditetapkan sebesar Rp70 juta per bulan.
Dalam pertemuan yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat ini, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta, Augustinus, berharap dapat mencapai kesepakatan yang lebih adil terkait tunjangan tersebut.
Rencana revisi tunjangan rumah muncul di tengah berbagai kritik yang mengemuka mengenai besarnya tunjangan yang diterima oleh para wakil rakyat. "Banyak pihak menilai angka tersebut terlalu tinggi, terutama dalam konteks kondisi ekonomi masyarakat saat ini."
Dalam audiensi tersebut, anggota dewan juga akan menyampaikan aspirasi masyarakat yang menginginkan transparansi mengenai alokasi anggaran. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif dan menunjukkan bahwa mereka peduli dengan kebutuhan rakyat.
Dengan dilakukannya pertemuan ini, diharapkan ada solusi yang bijak yang dapat menguntungkan semua pihak dan menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara DPRD dan masyarakat. (kabarlink.com)
Sumber: Liputan6
- ➝ Antisipasi Risiko Banjir, Warga Kerja Bakti Bersih-Bersih Kali Banger, Pemkot Turunkan Alat Berat
- ➝ Dua Tahun Terisolasi dengan Tumor, Kakek Indrayub Akhirnya Dievakuasi LP2M Mitra Sehati ke RSUD Soedjono
- ➝ LP2M Mitra Sehati Ringankan Beban Warga Tanak Betian Melalui Aksi Berbagi Sembako dan Uang Tunai
Itulah penjelasan rinci seputar dprd jakarta diskusikan tunjangan rumah dewan baru yang saya bagikan dalam politik Saya berharap artikel ini menambah wawasan Anda tetap produktif dalam berkarya dan perhatikan kesehatan holistik. Bagikan postingan ini agar lebih banyak yang tahu. Sampai jumpa lagi
