Otoritas

Depok: Didik Anak Nakal Ala Militer?

Ayu

Jurnalis

Ayu

Depok: Didik Anak Nakal Ala Militer?

JAKARTA, KABARLINK.com - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memulai inisiatif baru dalam pembentukan karakter pelajar. Program pendidikan semimiliter ini ditujukan bagi siswa yang bermasalah, dilaksanakan di Markas TNI Resimen Armed 1/Sthira Yudha/1 Kostrad.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyatakan kesiapan Pemkab dalam menjalankan kebijakan ini, yang merupakan bagian dari implementasi kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pendidikan semimiliter ini diharapkan dapat mengubah perilaku negatif siswa menjadi positif.

Depok Menjajaki Program Serupa

Wali Kota Depok, Supian Suri, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Depok sedang mempertimbangkan aspek anggaran untuk program serupa. Mereka berencana mempelajari model yang diterapkan di Purwakarta, dengan harapan dapat diimplementasikan di Kota Depok.

Supian menjelaskan bahwa terdapat dua opsi yang dipertimbangkan: bergabung dengan program yang sudah ada di Purwakarta atau membangun fasilitas pembinaan sendiri. Jika bergabung, Depok akan mengkaji bentuk kontribusi yang diperlukan.

Durasi dan Harapan Program

Pendidikan semimiliter di Purwakarta akan berlangsung antara enam bulan hingga satu tahun. Saepul berharap program ini dapat menanamkan nilai-nilai positif pada siswa, seperti menghormati orang tua dan menghindari perilaku negatif.

Supian berharap jumlah siswa di Depok yang memerlukan pendidikan militer tidak terlalu banyak, sehingga opsi pengiriman ke Purwakarta menjadi lebih efisien. Program ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam menangani kenakalan remaja.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengubah kebiasaan buruk siswa menjadi perilaku yang lebih baik, serta menanamkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab.

Tabel: Perbandingan Opsi Penanganan Anak Nakal di Depok

OpsiKeuntunganKerugian
Bergabung dengan PurwakartaBiaya lebih rendah, infrastruktur sudah tersediaKetergantungan pada program lain, potensi perbedaan kurikulum
Membangun Fasilitas SendiriKurikulum sesuai kebutuhan, kontrol penuhBiaya tinggi, waktu pembangunan
Topik:#Otoritas
Bagikan: